Untuk kamu yang ingin tahu mengenai jumlah seserahan pernikahan, bisa jadi ini adalah jawaban dari apa yang kamu cari tahu.
Berikut ini adalah tulisan yang kami buat mengenai jumlah dari seserahan pernikahan yang perlu untuk kamu ketahui bersama.
Tentunya kami berharap agar apa yang kami sampaikan ini bisa memberikan insight terkait dengan seserahan pernikahan pada umumnya.

Apa itu Seserahan?
Seserahan bisa diartikan sebagai sejumlah barang yang diberikan dari pihak pengantian laki-laki kepada pihak pengantin perempuan.
Tentu kamu semua familiar dengan kata “seserahan”, bener kan? Kata tersebut sangat erat kaitannya dengan acara pernikahan.
Kalau kita mengambil rujukan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), maka akan didapati definisi seserahan adalah upacara penyerahan sesuatu sebagai tanda ikatan dari kedua calon pengantin.
Kata “seserahan” juga memiliki sinonim yakni “hantaran”, tentu kamu juga familiar dengan istilah yang satu ini, iya kan?
Masih mengambil rujukan dari KBBI, antaran (asal kata dari hantaran) adalah uang atau sebagian pemberian dari pihak pria kepada calon mertua (dalam hal ini yang dimaksud bisa juga pihak wanita).
Perlu untuk dipahami bahwa makna dari seserahan ini adalah sebuah bukti kesanggupan dan rasa tanggung jawab dari calon mempelai pria kepada wanita pilihan yang akan dinikahinya.
Seserahan juga bisa menjadi simbol dari rasa syukur dan bahagia dari dua insan yang telah bersatu menjadi pasangan suami-istri.
Berapa Jumlah Seserahan Pernikahan, Ganjil atau Genap?
Setelah kamu mengenali pengertian dari seserahan, tentu kamu juga perlu untuk tahu secara pasti jumlah terbaik untuk seserahan pernikahan.
Untuk dipahami bersama bahwa tidak ada kebakuan untuk jumlah seserahan dalam pernikahan, boleh ganjil maupun genap.
Namun yang perlu kamu tahu adalah penyerahan seserahan ini merupakan tradisi atau budaya yang berbeda-beda disetiap daerahnya, termasuk dari sisi jumlah seserahan yang diberikan kepada pihak wanita.
Adat Jawa dan Sunda biasanya menggunakan jumlah ganjil untuk seserahan pernikahan, konon katanya ini merupakan lambang dari keindahan.
Namun berberda dengan Adat Tionghoa (keturunah Cina) yang menyukai jumlah genap untuk seserahan pernikahan dimana mereka berkeyanikan ini adalah simbol dari kemakmuran, kesejahteraan dan kesuksesan.
Jadi tidaklah masalah terkait dengan jumlah dari seserahan pernikahan, baik itu jumlahnya ganjil maupun genap.
Selagi tidak melanggar syariat dan niatannya baik, ini merupakan salah satu cara dalam melestarikan tradisi dan budaya leluhur.